BPBD Minta Warga tak Bakar Lahan
Kabut asap yang menyelimuti hampir seluruh
wilayah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota dalam sepekan terakhir,
diduga tidak hanya bersumber dari hasil pembakaran hutan di Riau. Tapi
ikut disumbangkan oleh peristiwa terbakarnya areal perbukitan di
kawasan Ngalau Indah, Payakumbuh.
Dugaan ini semakin menguat karena dalam
sepekan terakhir, sudah dua kali areal perbukitan di kawasan
Ngalau dilanda kebakaran hebat. Kebakaran pertama terjadi Rabu
(25/2) lalu. Saat itu, sebuah bukit yang berada di pinggir Jalan Lingkar Utara, persisnya di depan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji
(SPBE), ludes dilahap si jago merah.
Api yang membakar bukit tersebut berkobar
begitu besar. Sehingga terlihat sampai ke Jalan Soekarno-Hatta, Koto Nan
Ompek.”Iyo gadang apinyo,” kata Yanto, seorang pemuda Tanjuanggadang
yang melihat kebakaran itu dari depan SPBU Koto Nan Ompek.
Beruntung, awak pemadam kebakaran Kota
Payakumbuh dibantu Kabupaten Limapuluh Kota, berhasil memadam api yang
membakar semak-belukar dan pohon kayu tersebut. Sedangkan kebakaran
kedua terjadi Jumat (28/2) siang. Lokasinya, persis di kawasan
objek wisata Ngalau Indah atau di tikungan kedua setelah masuk dari
arah gerbang yang berada di pinggir jalan raya
Payakumbuh-Bukittinggi.
Informasi yang diperoleh Padang Ekspres dari
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Payakumbuh Ahdion, didampingi stafnya
Yusnedi, menyebutkan, kebakaran di kawasan objek wisata Ngalau Indah
tersebut, diperkirakan terjadi akibat pengunjung membuang puntung
rokok sembarangan.
”Bisa jadi, kebakaran ini akibat puntung
rokok yang dibuang sembarangan. Karena lokasi kebakaran, persis dekat
tempat duduk yang disediakan buat pengunjung melihat pemandangan
Payakumbuh dari puncak Ngalau Indah,” kata Ahdion dan Yusnedi.
Selain diduga dipicu puntung rokok yang
dibuang sembarangan, kebakaran di Ngalau Indah yang sejak beberapa
waktu terakhir terkesan kurang terurus, diduga terjadi akibat sampah
kering yang sudah menumpuk-numpuk. Sehingga, saat terpercik api
sedikit saja, langsung berkobar. Beruntung, kebakaran di kawasan
Ngalau Indah kemarin, dapat dipadamkan awak pemadam kebakaran
Payakumbuh.
Sehingga, luas lahan yang terbakar,
diperkirakan hanya 100-120 meter. Walau demikian, pihak pengelola
Ngalau Indah, diminta tetap memperhatikan keselamatan lingkungan.
Selain itu, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Payakumbuh Edvidel Arda dan Kepala BPBD Yufnani Away yang dihubungi Padang Ekspres
secara terpisah, mengajak warga agar tidak membuang puntung rokok
sembarangan. Ataupun sengaja membakar hutan membuka areal perkebunan
baru.
Sumber : padangekspres.co.id
Sumber : padangekspres.co.id
Home







0 komentar:
Posting Komentar