Senin, 03 Maret 2014

Posted by Unknown in , | 07.50 No comments

BPBD Minta Warga tak Bakar Lahan

Kabut asap yang menyelimuti hampir se­luruh wilayah Kota Payakum­buh dan Kabupaten Limapuluh Kota dalam se­pekan terakhir, diduga tidak ha­nya bersumber dari hasil pem­bakaran hutan di Riau. Tapi ikut disumbangkan oleh pe­ristiwa terbakarnya areal perbukitan di kawasan Ngalau Indah, Payakumbuh.

Dugaan ini semakin me­nguat karena dalam sepe­kan terakhir, sudah dua kali areal per­­­bu­kitan di kawasan Ngalau di­­­landa kebakaran hebat. Ke­ba­ka­ran pertama terjadi Rabu (25/2) la­lu. Saat itu, se­buah bukit yang b­e­rada di pinggir Jalan Lingkar Utara, persisnya di de­pan Sta­siun Pengisian Bulk El­piji (SPBE), ludes dilahap si jago me­rah.

Api yang membakar bukit tersebut  berkobar begitu besar. Sehingga terlihat sampai ke Jalan Soekarno-Hatta, Koto Nan Ompek.”Iyo gadang apinyo,” kata Yanto, seorang pemuda Tanjuanggadang yang melihat kebakaran itu dari depan SPBU Koto Nan Ompek.

Beruntung, awak pemadam kebakaran Kota Payakumbuh dibantu Kabupaten Limapuluh Ko­ta, berhasil memadam api yang membakar semak-belukar dan pohon kayu tersebut. Sedang­­­kan kebakaran kedua ter­ja­di Jumat (28/2) siang. Loka­si­n­ya, per­sis di kawasan objek wi­sata Nga­lau Indah  atau di tiku­ngan ke­dua setelah masuk dari arah ger­bang yang berada di ping­gir ja­lan raya Payakumbuh-Bu­kit­tinggi.

Informasi yang diperoleh Pa­dang Ekspres dari Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Payakumbuh Ahdion, didam­pi­ngi stafnya Yusnedi, me­nye­butkan, kebakaran di kawasan ob­jek wisata Ngalau Indah ter­sebut, diperkirakan terjadi aki­bat pengunjung membuang pun­tung rokok sembarangan.

”Bisa jadi, kebakaran ini aki­bat puntung rokok yang di­buang sembarangan. Karena lo­kasi kebakaran, persis dekat tem­pat duduk yang disediakan buat pengunjung melihat pemandangan Payakumbuh dari pun­cak Ngalau Indah,” kata Ah­dion dan Yusnedi.

Selain diduga dipicu pun­tung rokok yang dibuang sem­ba­rangan, kebakaran di  Ngalau Indah yang sejak beberapa wak­tu terakhir terkesan kurang te­r­urus, diduga terjadi akibat sam­pah kering yang sudah me­num­puk-numpuk. Sehingga, saat terpercik api sedikit saja, lang­sung berko­bar. Beruntung, ke­ba­karan di kawasan Ngalau In­dah kemarin, da­pat dipa­dam­kan awak pe­ma­dam keba­karan Pa­yakumbuh.

Sehingga, luas lahan yang ter­bakar, diperkirakan hanya 100-120 meter. Walau demi­kian, pihak pengelola Ngalau In­­dah, diminta tetap mem­per­ha­tikan keselamatan ling­ku­ngan.

Selain itu, Kepala Kantor Ling­­kungan Hidup Paya­kum­buh Edvidel Arda dan Kepala BPBD Yufnani Away yang dihu­bungi Padang Ekspres secara terpisah, menga­jak warga agar tidak membuang puntung ro­kok sembarangan. Ataupun sengaja membakar hutan mem­buka areal perkebunan baru. 

Sumber : padangekspres.co.id

0 komentar:

Posting Komentar

Search