Kabut asap berasal dari Pekanbaru, Provinsi Riau yang
menyelimuti wilayah Sumatera Barat mempengaruhi tingkat kunjungan wisata
ke provinsi itu.
"Kabut asap sejak tiga pekan dari Pekanbaru mulai mempengaruhi
kunjungan wisatawan,"kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, di
Padang,Sabtu.
Ia menjelaskan, kunjungan wisata berpengaruh akibat kabut asap
tersebut terlihat dari tidak adanya penerbangan menuju Bandar
Internasional Minangkabau (BIM) Ketaping, Kabupaten Padangpariaman.
"Sekarang ini aktifitas penerbangan di BIM berkurang akibat kabut
asap secara otomatis wisatawan yang datang berkunjung ke Sumbar juga
berpengaruh,"ungkapnya.
Akibat kabut asap berasal dari Pekanbaru tersebut, lanjut Irwan
Prayitno terdapat sepuluh kota/kabupaten di Sumbar terkena imbasnya.
"Dari 19 kota/kabupaten di Sumbar, 10 Kota/kabuten terkena dampak akibat
kabut asap tersebut,"ujarnya.
Dia mengatakan, disamping berkurangnya kunjungan wisatawan datang
akibat kabut asap, namun juga tercatat sekitar 3.000 warga terkena
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Ribuan warga yang terkena ISPA itu berada di Kabupaten Pasaman
Barat, namun di kabupaten/kota di Sumbar lainnya belum mendapatkan
informasi,"katanya.
Ia menjelaskan, disamping itu ada walikota/Bupati di Sumbar yang
meliburkan anak-anak sekolah agar tidak terganggu oleh dampak dari kabut
asap yang dapat menyebabkan sakit ISPA dan lain-lain.
"Anak sekolah yang diliburkan yakni pelajar duduk dibangku mulai
kelas I hingga kelas IV SD, Taman Kanak-Kanak, serta Pendidikan Anak
Usia Dini (PAUD),"ujarnya.
Hal sama juga dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar
Burhasman Bur mengakui secara tak langsung akibat kabut asap tersebut
berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Sumbar.
"Dampak kabut asap dari Pekanbaru tersebut sangat berpengaruh
terhadap jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Sumbar,"katanya.
Ia menjelaskan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata belum mendapat data
secara pasti beberapa kabupaten/kota di Sumbar berkurang kunjungan
wisatawan.
"Pihaknya masih melakukan pendataan kunjungan wisatawan berkurang
datang ke Sumbar terkait kabut asap berasal dari Kota
Pekanbaru,"katanya.
Sumber : antaranews.com
Home








0 komentar:
Posting Komentar