Minggu, 30 Maret 2014

Posted by Unknown in | 23.26 No comments
Kapolda Sumbar mengatakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pemilu di daerah itu relatif aman.
"Secara umum relatif aman, namun semua anggota polisi dituntut selalu siap siaga," kata Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bambang Sri Hermanto, saat melakukan kujungan kerja ke Mapolres Dharmasraya, Minggu (30/3).
Menurut dia, personel kepolisian tidak boleh lengah, meskipun setuasi relatif maman karena situasi dapat berubah. "Situasi dapat berubah seketika. Kelengahan bisa berakibat fatal," ujarnya.
Terkait penyuksesan pemilu, dia mengatakan, semua pihak bertanggung jawab, mulai dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.
"Memang semua bertanggung jawab untuk kesuksesan pemilu, namun untuk kemanan dari sabotase, utamanya menjadi tanggungjawab polisi," katanya.
Kemanan pmilu kata dia, dapat dicapai jika setiap personel polisi memahami dan mengerti tugasnya dalam pemilu.
Lebih alanjut kapolda mengatakan, di Kabupaten Dharmasraya ada sebanyak 16 orang suku anak dalam yang ikut berpartisipasi pada pemilu kali ini, hal itu perlu mendapatkan perhatian lebih oleh anggota.

"Karena baru kali ini suku anak dalam ikut pemilu, tentunya perlu menjadi perhatian lebih dari pihak kepolisian yang ada di sini," katanya.
Menurut dia, Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus yang diperuntukan bagi suku anak dalam pada pemilihan 9 April nanti perlu dilakukan penjagan utuk meminimalkan risiko yang tidak diinginkan.
Pada kesempatan itu, kapolda juga menyinggung tentang sikap kepolisian. Sikap polisi kata dia, jelas netral dalam pemilu. "Sikap kita jelas netral. Tidak memihak pada salah satu peserta pemilu. Untuk itu saya ingatkan jajaran Polda Sumbar jangan coba-coba ikut berpolitik, jika terbukti ikut serta maka akan diberikan sanksi tegas," katanya.

Sumber : antarasumbar.com

0 komentar:

Posting Komentar

Search