Sebelum membunuh Ade Sara Angelina Suroto, pelaku yaitu Hafid dan
Assyifa sempat memerintahkan mahasiswi Universitas Bunda Mulia (UBM) itu
membuka baju hingga telanjang.
"Korban (Sara) disuruh buka baju sampai hanya mengenakan celana dalam saja," tutur Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/3/2014).
Rikwanto menambahkan, alasan Hafid melakukan semua itu agar Sara tidak melarikan diri. "Setelah diketahui korban meninggal dunia, sebelum dibuang di Tol Bintara, mereka pakaikan kembali pakaian Sara, sehingga waktu jenazah ditemukan masih berpakaian," ungkapnya.
Selain itu, korban juga mendapatkan kekerasan fisik secara bertubi-tubi yang dilakukan oleh kedua tersangka.
"Berdasarkan pengakuan tersangka ketika pukul 21.25 WIB tersangka HF kemudian menendang kaki kiri sampai ke leher korban, seterum dan pukul, AS beberapa pukulan. Pada waktu tersangka AS memegang dada korban di situ diketahui sudah meninggal," tuturnya.
Sumber : okezone.com
"Korban (Sara) disuruh buka baju sampai hanya mengenakan celana dalam saja," tutur Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/3/2014).
Rikwanto menambahkan, alasan Hafid melakukan semua itu agar Sara tidak melarikan diri. "Setelah diketahui korban meninggal dunia, sebelum dibuang di Tol Bintara, mereka pakaikan kembali pakaian Sara, sehingga waktu jenazah ditemukan masih berpakaian," ungkapnya.
Selain itu, korban juga mendapatkan kekerasan fisik secara bertubi-tubi yang dilakukan oleh kedua tersangka.
"Berdasarkan pengakuan tersangka ketika pukul 21.25 WIB tersangka HF kemudian menendang kaki kiri sampai ke leher korban, seterum dan pukul, AS beberapa pukulan. Pada waktu tersangka AS memegang dada korban di situ diketahui sudah meninggal," tuturnya.
Sumber : okezone.com
Home








0 komentar:
Posting Komentar