Pohon Tumbang, Atap Terbang, Pos Lantas Roboh

Informasi yang diperoleh Padang Ekspres
dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Payakumbuh menyebutkan,
hujan disertai angin kencang kemarin sore, mengakibatkan pohon tumbang
dan atap bangunan terbang di 8 lokasi.
Di antaranya di Kelurahan Balai Nan Duo,
Kelurahan Padangtinggi, Jalan Kemuning Bonai Kelurahan Payolansek, dan
Simpang Kasda Kelurahan Parakbatuang. Kemudian di Jalan Tan Malaka
Kelurahan Bunian dan Puskesmas Tarok, Kecamatan Payakumbuh Utara.
Di Kelurahan Balai Nan Duo, hujan badai
menumbangkan tiga batang pohon seri yang berada di belakang bangunan SD
bertingkat. Ketiga batang seri yang tumbang itu menghimpit sebuah tempat
pencucian mobil milik Ketua FKPPI Payakumbuh Markariyos.
”Di dalam pencucian mobil, terdapat dua
unit mobil, jenis Avanza dan Honda Jazz. Keduanya, ikut ditimpa bangunan
pencucian mobil,” kata Kepala BPBD Payakumbuh Yufnani Away,
didampingi Kasi Kedaruratan Nurichlas dan Kasi Pencegahan Joni Amir
kepada Padang Ekspres.
Masih di Kelurahan Balai Nan Duo, kata
Yufnani Away, hujan badai menumbangkan pohon pelindung yang berada di
depan kantor Dinsosnaker Limapuluh Kota, sehingga membuat macet Jalan
Soekarno-Hatta, Koto Nan Ompek. ”Selain di depan kantor Dinsosnaker
itu, hujan badai juga menumbangkan pohon jambu di belakang lesehan
Peto. Sehingga menghalangi jalan ke Perguruan Mahad Islamy,” beber
Yufnani Away.
Sementara di Kelurahan Padang Tinggi,
sebuah pohon jambu yang berada di Simpang BLK, persisnya di belakang
warung Bakso Iga, ikut tumbang, sehingga menimpa badan jalan. ”Tidak
dari jauh dari tempat tersebut, persisnya di Jalan Imam Bonjol, depan
kantor Disdukcapil Payakumbuh, pohon pelindung juga tumbang dan
menghalangi arus lalu-lintas. Begitu pula di depan SMK Kosgoro.
Sementara di Jalan Kemuning, dekat
perumahan Bonai, Kelurahan Payolansek, sebuah pohon kelapa tumbang
dan menimpa rumah warga. Sedangkan di Jalan Soedirman, Simpang Kasda,
Kelurahan Parakbatuang, angin kencang menumbangkan Pos Lalu Lintas
yang sering ditongkrongi petugas untuk menilang pelanggar kendaraan.
Adapun di Kelurahan Bunian, hujan badai
menerbangkan atap teras rumah guru SMAN 3 Doniril. ”Atap teras rumah
saya ini baru saja dibongkar akibat terkena pembangunan trotoar. Kini
diterbangkan pula oleh angin,” kata Doniril. Adapun di Kelurahan Tarok,
sebatang pohon kelapa, menghimpit bangunan Puskesmas setempat.
Beruntung paramedis yang tinggal di sana, selamat dari terjangan pohon
kelapa tersebut.
Sampai tadi malam, BPBD Payakumbuh masih
membersihkan pohon-pohon pelindung yang tumbang, terutama yang
menghalangi badan jalan dan menimpa bangunan. ”Total kerugian akibat
bencana ini, belum bisa kami taksir, karena kami masih bersiaga,
menunggu kabar dari kelurahan. Diperkirakan, masih ada kelurahan lain
yang dilanda hujan badai,” kata Yufnani Away, didampingi Joni Amir dan
Nurichlas.
Home







0 komentar:
Posting Komentar